Kuliner Bali Lontong serapah

Kisah Lontong Serapah dari Jembrana

Lahirnya lontong serapah adalah sebuah tradisi memanfaatkan produk sampingan dari proses membuat minyak kelapa. Di pedesaan Jembrana, seperti juga beberapa daerah di Bali umumnya memiliki perkebunan kelapa. Dengan adanya kelapa di sekitar rumah, maka membuat minyak goreng merupakan bagian kegiatan dapur masyarakat di Jembrana dan Bali.

Apa jadinya jika lontong dinikmati dengan aneka sayur rebus dengan bumbu unik yang terbuat dari rebusan santan yang merupakan sisa dari proses pembuatan minyak? Enak? Sangat enak. Lontong dengan aroma khas bercampur dengan aneka sayur rebus yang lembut saat digigit, ditambah dengan gurihnya rasa kuah kental santan dengan bumbu Bali.

Apa nama makanannya? Jukut Serapah!

Istimewanya adalah kuah kental santan dengan bumbu Bali itu. Kuahnya terbuat dari roroban ataupun telengis sebagai bahan dasar yang dimasak dengan bumbu Bali yang sederhana namun menghasilkan rasa yang mewah.

Lontong serapah biasanya di jual, kenapa? Karena jika membuat dirumah umumnya tidak memakai lontong, hanya sayur saja, maka disebut jukut serapah. Jukut artinya sayur-mayur. Jadi, lontong serapah adalah ‘jukut serapah’ dimakan atau disajukan dengan lontong. Ingat, lontong bukan ketupat, walaupun dari spesies yang sama namun mereka beda.

Bahan Baku Kuah

tlengis-tain-lengis-roroban

Telengis dan roroban adalah hasil sampingan dari proses pengolahan minyak kelapa tradisional Bali. Setelah proses pemisahan minyak dari rebusan santan kelapa, bagian yang tersisa disebut roroban oleh masyarakat Jembrana. Jika hasil sampingan tersebut disaring yang akan menyisakan adonan kental seperti bahan tahu, berwarna coklat keabu-abuan, maka akan disebut telengis.

Dalam pembuatan minyak kelapa skala rumah tangga, jumlah hasil sampingannya tidak terlalu banyak, sehingga sering tidak dilakukan penyaringan, melainkan langsung ditambahkan bumbu dan disiram di atas sayuran rebus. Sayuran rebus yang digunakan biasanya yang tumbuh di kebun seperti jantung pisang, bayam, kecipir ataupun kacang-kacangan. Campuran telengis berbumbu dan aneka sayuran ini disebut Jukut Serapah.

Menu ini cocok bagi anda yang ingin mengurangi daging namun tetap mendapatkan asupan protein dan lemak dari tumbuh-tumbuhan.

Penasaran mau coba? Datanglah ke wilayah Bali bagian Barat tepatnya di kabupaten Jembrana. Lontong Serapah adalah kuliner khas daerah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here