manfaat bawang putih

Manfaat bawang putih telah lama dikenal dalam sejarah untuk mencegah maupun mengatasi berbagai macam penyakit. Sekarang, kita bisa memercayai manfaat kesehatan dari bawang putih bukan hanya dari tradisi atau budaya tapi juga dari berbagai penelitian ilmiah yang sudah memberikan bukti konkrit tentang beragam keuntungan dari bawang putih.

Kandungan bawang putih yang membawa manfaat kesehatan ini adalah kelompok senyawa organosulfur. Ketika bawang putih dipotong atau dihancurkan, senyawa alliin dalam bawang putih berkontak dengan enzim di dalam bawang dan membentuk senyawa lain, yaitu allicin. Senyawa inilah yang memberi bau pedas khas pada bawang putih. Allicin sendiri merupakan zat antimikrobial yang merupakan hasil mekanisme pertahanan dari tanaman bawang sendiri. Saat diolah dalam masakan, allicin terdegradasi menjadi berbagai senyawa sulfur lain yang tidak memiliki manfaat sekuat allicin. Maka, bawang putih paling baik disantap mentah atau dimasak tidak terlalu lama.

 Apa Sajakah Manfaat Bawang Putih? Simak berikut ini!

Mencegah kanker saluran pencernaan

Kelompok senyawa bioaktif allicin yang terkandung dalam bawang putih merupakan bintang utama yang membawa berbagai manfaat kesehatan untuk bawang putih. Salah satu manfaat yang paling banyak diteliti adalah sebagai anti-kanker. Dari berbagai kanker yang diteliti, kanker saluran cerna merupakan kanker yang paling potensial untuk dicegah oleh konsumsi bawang putih. Lebih tepatnya, bawang putih mampu mencegah perkembangan sel kanker di daerah mulut kerongkongan, dan lambung.

Menjaga kesehatan jantung

Bawang putih memiliki sifat anti-peradangan dan antioksidan yang mendukung kesehatan jantung. Peradangan merupakan penyebab awal dari kerusakan dan pembentukan plak dalam pembuluh darah, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit jantung. Senyawa-senyawa sulfur dalam bawang putih membantu mencegah terjadinya peradangan sehingga resiko penyakit tersebut pun menurun. Selain itu, berbagai senyawa sistein dalam bawang putih, bersama dengan glutation dan selenium, telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Mekanisme kerja senyawa ini adalah dengan mendukung metabolisme tubuh yang menghancurkan radikal bebas berlebih. Cara lain bawang putih melindungi jantung Anda adalah dengan mencegah penggumpalan keping darah. Ini berguna untuk mencegah berbagai penyakit jantung seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan arterosklerosis.

Mendetoks logam berat

Tanpa disadari, kita dapat terpapar logam berat dari makanan yang kita makan seperti makanan laut dan makanan kaleng, serta lingkungan kerja kita. Salah satu contoh logam berat adalah Pb (timah). Dalam sebuah penelitian dengan sekelompok pekerja di industri aki mobil, para pekerja diminta mengkonsumsi bawang putih tiga kali sehari selama empat minggu, dan ditemukan bahwa kadar timah dalam darah dan jaringan menurun dengan signifikan. Iritasi, sakit kepala, dan masalah tekanan darah yang disebabkan oleh timah pun ditemukan menurun berkat konsumsi bawang putih.

Mengatasi kelelahan

Kelelahan dan kekurangan energi merupakan kondisi yang dapat disebakan oleh kegiatan yang terlalu banyak ataupun penuaan. Konsumsi bawang putih adalah cara mudah untuk merestorasi energi dan kekuatan Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih membantu meningkatkan daya tahan dan mengurangi kelelahan dengan berbagai mekanisme, di antaranya meningkatkan vasodilasi (memperlebar pembuluh darah), melancarkan aliran darah, dan membantu memperbanyak suplai oksigen ke jaringan yang kekurangan energi.

Menjaga sistem imun

Tidak perlu repot-repot mengkonsumsi berbagai suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh, di alam sendiri sudah terdapat berbagai pangan untuk Anda konsumsi, seperti bawang putih. Dalam sebuah penelitian, konsumsi bawang putih secara rutin selama 12 minggu mampu mencegah flu atau mempercepat proses penyembuhan dari flu. Ini dikarenakan bawang putih mendukung sistem imun tubuh dengan menstimulasi produksi sel darah putih yang merupakan garis pertahanan depan tubuh kita terhadap serangan penyakit. Selain itu, bawang putih juga menekan produksi prostaglandin, zat kimia tubuh yang berperan dalam peradangan, sehingga peradangan pun dicegah. Sifat antioksidan dari bawang putih juga mencegah kerusakan glutation dalam tubuh. Glutation ini merupakan enzim penangkal radikal bebas, sehingga tubuh dapat memerangi radikal bebas penyebab penyakit dengan lebih baik.

Bagaimana cara favorit Anda untuk menikmati bawang putih? Menyerbukkan sedikit saja cacahan bawang putih segar pada masakan Anda tidak hanya memperkuat rasa, tapi juga menguntungkan untuk tubuh Anda. Mari hidup sehat dengan pangan dari alam!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here